bloggingBlogging atau ngeblog adalah menjadi hobby baru bagi saya. Dari ngeblog saya bisa melepaskan unek-unek dan kreatifitas saya. Lewat ngeblog juga saya bisa memperluas wawasan global yang update setiap saat. Ga heran banyak waktu saya habis di depan komputer. Meskipun ga sadar beberapa penyakit mulai menggerogoti tubuh saya ini. Aktivitas buruk yang saya jalani setiap hari menjadi sebuah kekhawatiran sendiri buat saya pribadi dan juga para netter dan blogger lainnya. Lah kok malah bahas kesehatan tubuh ya ….

Kembali ke topik … Jika diatas saya bilang kegiatan blogging atau ngeblog adalah kegiatan yang positif, namun tidak bagi si bocah. Bukan bocah yang keren dan imut itu lo , namun ini adalah si bocah yang meninggalkan blogging demi masa depan. Di salah satu artikelnya dia menulis bagaimana dampak ngeblog yang membuat nilai TO-nya menjadi hancur gara-gara kecanduan ngeblog. Dia telah membuat ngeblog itu menjadi candu, dan melupakan aktivitas vital lainnya.

Bagi si bocah yang masih duduk di bangku SMP ini, kegiatan ngeblog bisa menghancurkan mimpi-mimpinya sebagai generasi penerus bangsa. Dia memilih meninggalkan dunia blog hanya karena alasan lebih berkonsentrasi ke UAN-nya.

Pernyataan si bocah di artikelnya membuat saya sebagai blogger menjadi iba. Sedemikian parahkah definisi dan dampak blogging baginya? Padahal lewat ngeblog dia bisa mendapatkan ilmu dan wawasan yang tak terbatas dan tentu saja ini berpengaruh positif pada prestasinya di sekolah. Jadi inget slogan BBC, mai “ngeblog pang sing belog” (mari ngeblog biar ga goblok). Mari kita bahas disini bagaimana dampak dari kegiatan ngeblog terhadap aktivitas kita sehari-hari.

Oh ya.. ide ini saya dapatkan dari sang pakar UKM yang lagi menuai panen lewat bisnis kecil-kecilannya (versi dia lo) …