< Browse > Home / Celoteh / Blog article: BBM Naik, Si Joko Unjuk Gigi

| Mobile | RSS

BBM Naik, Si Joko Unjuk Gigi

June 19th, 2008 | 15 Comments | Posted in Celoteh

Siapa yang ga terpukul dengan dinaikkannya harga BBM di saat ekonomi negara yang sudah pincang. Namun kita tidak bisa berbuat banyak, kita lihat saja kinerja pemerintah dalam membagikan kompensasi BLT, yang ditanggapi tidak cukup oleh masyarakat.

Kenaikan harga BBM ini menggerakkan hati para ilmuwan untuk menemukan cara agar bisa mengefisensikan bahan bakar dalam kehidupan sehari-hari. Seperti berita tentang Blue Energy yang akhirnya menjadi kontroversi karena sudah memakan biaya milyaran rupiah namun belum ada hasilnya. Blue energy yang digagas oleh Joko Suprapto yang kemudian mengundurkan diri dan melakukan penelitiannya secara pribadi.

Disaat lagi boomingnya nama Joko Suprapto, muncul lagi nama sosok Joko yang lain, meski beda inisial D saja. Joko yang ini adalah Djoko Sutrisno dari Jogja. Antara kedua ilmuwan ini sama – sama mengembangkan air. Jika Joko Suprapto mengembangkan air menjadi bahan bakar, maka Djoko sutrisno hanya menambahkan air ke dalam BBM sehingga motor atau mobil yang dikendarainya menjadi lebih irit ketimbang menggunakan 100 % BBM asli.

Lain Joko Suprapto, lain pula Djoko Sutrisno. Jika Joko Suprapto menolak untuk membeberkan cara kerja hasil temuannya, tapi Djoko Sutrisno tidak pelit. Dia tidak segan-segan memberikan ilmunya kepada semua orang yang ingin mempelajarinya. Menurutnya peralatan yang digunakan cukup sederhana dan dan tidak rumit. Dan modal yang diperlukan kira 50 rb sampai 75 rb rupiah. Cukp murah bukan?

Kendaraan saat ini secara prinsip hanya menggunakan bensin atau solar sebagai bahan bakarnya. Namun tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti air akan menjadi solusi sebagai bahan untuk menggerakan mesin. Akan tetapi tekhnologi memang harus ada banyak perubahan, jelas Djoko Sutrisno.

Mengenai tekhnologi temuannya, dijelaskan bahwa air yang akan menjadi sumber energi itu akan dicampur dengan zat kimia berupa kalium Hidroksida (KOH) ,(apa ini? Sejenis makanan kah?). Gas hidrogen tersebut mampu menambah oktan di solar atau bensin, sehingga menjadi lebih hemat. Air yang sudah dicampur dengan bahan tersebut kemudian dihubungkan dengan elektroda agar unsur oksigen dan hidrogen dalam air tersebut terurai. Dalam hal ini diperlukan alat yang dinamakan kompresor katalisator.

Cukup mudah ya, tapi ga tahu bagaimana nanti prakteknya. Perlu dicoba neh agar bisa menekan pengeluaran . Dan siapa yang bakalan lebih sukses antara mas Joko Suprapto dan Djoko Sutrisno serta mas joko kok loyo? mas joko tak u u ….

Leave a Reply 147 views, 1 so far today |
Artikel Lainnya Yang Berkaitan :
  • » Google Ganti Nama Menjadi Topeka
  • » Mengejar Impian Di Tahun 2010
  • » Demam Judi Online Dan Taruhan Bola
  • » Hukum, Tikus dan Rakyat Kecil
  • » Menjelang Akhir Tahun, Mari Berlibur Ke Bali
  • » Indahnya Kesendirian Itu ...
  • » Great Sunday With Adsense's Master
  • » Bom Lagi? Sungguh Memalukan
  • » Koneksi Flash Kembali Memburuk
  • » Gara - gara Bola
  • Leave a Reply