Reality Show Atau Drama Reality?
Membuat acara Reality show tidaklah mudah. Karena yang namanya acara reality show itu adalah acara tanpa skenario, jadi tentunya memiliki resiko yang sangat besar. Seperti halnya acara termehek-mehek yang sempat mendapat teguran dari KPI. KPI menilai acara tersebut sering menyajikan kekerasan, ucapan kotor dan kesedihan yang membuat masyarakat menjadi melo dan pesimistis.
Awalnya saya sempat terpaku menonton acara termehek-mehek yang menyajikan kisah pencarian terhadap pujaan hati. Tapi akal sehat pun tersadar setelah beberapa saat ada adegan yang di luar nalar logika saya, seperti kekerasan yang terjadi dan pelaku dalam acara tersebut yang sepertinya saya kenal. Ketidakpercayaan saya akhirnya terbukti setelah pelaku yang sama terlihat lagi di dua acara reality show indonesia, seperti Curhat bersama anjasmara dan Lemon Tea.
Dari sini kita bisa lihat bagaimana makna sesungguhnya dari kata Reality Show. Acara yang seharusnya nyata, tanpa naskah malah menyajikan tontonan yang terkesan membohongi publik. Di beberapa elemen masyarakat mungkin acara ini masih menjadi favorit. Namun sebagian besar masyarakat indonesia yang bewawasan luas tentunya dapat membedakan mana acara yang menipu dan acara yang mendidik, rasional dan bermutu. Kalau sudah begini, bagi saya ini bukanlah reality show, melainkan drama reality. Acara yang sudah banyak dibumbui dan dipermak sedemikian rupa sehingga menampilkan acara yang menarik dan menghibur.
Media pertelevisian indonesia sangatlah penting untuk kemajuan bangsa kita. Namun setidaknya setiap stasiun tv indonesia menyajikan program yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat, bukan malah mendoktrin dengan acara-acara fiksi, kekerasan dan melankolis. Sadarkah kita bahwa program di televisi dapat membentuk karakter seseorang?


October 25th, 2009 at 8:46 am
bokis..mau dibolak balik tetep bokis.. acara boong2an memanfaatkan | eksploitasi privasi orang aja
October 25th, 2009 at 2:32 pm
paling anti acara2 gituan gw… membodohi masyarakat…
October 25th, 2009 at 10:42 pm
hentikan oembohongan kepada publik demi kepentingan uang semata..!
October 26th, 2009 at 8:55 pm
acara yang disukai banyak orang tapi ga mendidik
November 1st, 2009 at 3:30 am
sama, bos…saya juga sma persis kayak ente…bedanya dari awal sy sudah eneg sm relity macam termehek mehek…kalo menurut aq sich…itu bukan relity show..tapi sinetron tapi dibungkus relity show..he..setuju gak teman2…
November 4th, 2009 at 9:53 am
Belum adanya aturan yang ketat tentang tayangan “bodoh” di pertelivisian Indonesia pastinya semakin membuat acara-acara “bodoh” itu menjamur. Diperlukan juga kesadaran masing-masing konsumen untuk melakukan auto filter terhadap tayangan-tayangan yang disajikan. Selain itu harus adanya kesadaran dari pemilik PH untuk menyajikan acara yang edukatif bukan hanya nyari duit semata.
November 4th, 2009 at 4:07 pm
Seperti sinetron tapi dalam bentuk realiti
November 4th, 2009 at 7:36 pm
hei…bos tukeran link…yuk….
November 6th, 2009 at 6:20 am
Hmm… kalau yang di tv-tv, perseteruan antara KPK dan Polisi, itu drama atau realita ya? hehehe…
November 6th, 2009 at 6:21 am
Mayoritas acara di televisi adalah bohong, dan juga tentunya tidak mendidik.
Lebih baik kita budayakan membaca (buku yang bermanfaat) daripada menonton TV.
Yuk….
November 15th, 2009 at 7:02 am
ngga tau lah, acara tv sekarang makin aneh-aneh aja. yang ga layak jadi layak yang layak udah ketinggalan jaman katanya.
huuuh.
gmana nch masa depan tayangan tv kita.?
November 22nd, 2009 at 3:48 am
cowo maupun cewe semuanya aktor, kaga ada yang asli, minimal dibayar lah
kalo asli mana ada yang mau, apalagi di ekspos2 gitu heuehue.
December 12th, 2009 at 10:16 pm
Yap, betul. Sangat disayangkan acara dibentuk dr realita tapi dbungkus dng kbohongan (klo beneran realita lho…). Pdhl dulu aku demen banget, karena awalnya yg dtayangkan itu bukan konflik melainkan implikasi persepsi umum.
makin mnjamurnya acara sjenis, malah mirip sinetron2 indonesia yg gak jelas. Mending nonton gosip artis skalian aja :p
December 25th, 2009 at 6:42 pm
itulah realita yg ada saat ini, meski diboongi masyarakat tetap menjadikan acara ini menjadi tontonan terfavorit acara2 seperti ini ratingnya selalu tinggi